Ia menegaskan, setiap kegiatan ekspedisi harus mengutamakan persiapan dan keselamatan agar memberikan manfaat bagi pelaku maupun lingkungan.
“Petualangan harus dilakukan dengan persiapan matang, kemampuan yang sesuai dan tetap mengutamakan keselamatan. Dari sanalah sebuah ekspedisi dapat memberikan manfaat, bukan hanya bagi pelakunya tetapi juga bagi masyarakat dan alam,” katanya.
Tim inti ekspedisi diperkuat Muhammad Nabil, Galuh Parto Legawa, Tiffany Sheena dan Muhamad Sabil. Mereka didukung tim lapangan Ahmad Farel, A. Wirara Jagatraya, Gibran Ramadhan, Muhammad Rasha Arda Pratama, Joko Purnomo Aji dan Habibie Teguh Zaelani.
Operasional base camp dikendalikan Raihana Hayatunufus, Syahira Putria Adantie dan Akmal Kurniawan yang memastikan kebutuhan logistik, komunikasi, serta koordinasi berjalan baik. Sementara tim pendukung Rumah Elpala terdiri atas Wina Maria, Mohammad Farish, Surya Pagi Asa, Hendrata Yudha, Susan Indahwati, Hizkia Mandagie, Onaria Fransisca dan Tomi Budiarto.













