EkonomiHeadline

Ekonomi Kreatif Jabar Sumbang 34 Persen Ekspor Indonesia

BANDUNG, BEDAnews.com – Produk ekonomi kreatif Jawa Barat memberikan sumbangan yang signifikan terhadap ekspor nasional, tercatat produk ekraf jabar  yang terdiri dari kriya busana dan kuliner menyumbang 34 persen terhadap ekspor nasional.

Demikian disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan kebudayaan Provinsi Jawa Barat. Aziz Zukfikar dalam kegiatan Jabar Punya Informasi (Japri) ke 63 yang berlangsung di Loby Lokantara Gedung Sate. Jl. Diponegoro 22. Kota Bandung, Kamis (20/02/2020).

“Industri kreatif Jawa Barat ini menyumbang ekspor nasional hingga 34 persen terbesar,  terutama untuk kriya, fashion dan kuliner. Terhadap PDB nasional, kita menyimbang hanpir 11 % industri kreatif,” Sebut Aziz.

Lebih lanjut diungkapkan Aziz, selain akan mengadakan loba film ekonomi kreatif pihaknya juga akan mengumpulkan komunitas ekonomi kretif di Kertajati.

“Kami akan mengumpulkan komunitas eknomi kretaif sejabar, 34 provinsi serta negara sahabat dalam event terbesar, Jabar creative event of Kertajati kita sebut (Jcek), film animasi Riky Rhino ini juga akan kita tampilkan disana sebagai film kebanggan Indonesia especialy Jawa Barat karena memang mengangkat konten-konten lokal,” sebutnya.

Baca Juga  Kwalitas Layanan RSJ Prov.Jabar Harus Lebih Baik Dari RS Kota/Kabupaten

Aziz juga menambahkan, Industri pariwisata salah satunya membidangi ekonomi kreatif, di tahun ini akan membangun 12 creatif hub, 6 gedung creatif centre, yang pertama adalah kota Bogor, Purwakarta, Kota Cirebon, Subang, kota Bekasi dan  kota Tasik. Gedung creatif hub atau creatif centre ini akan dijadikan sebagai tempa pelatihan, tempat membuat film animasi dll, termasuk juga marketing ataupun promosi, termasuk aspek digitalnya, pungkasnya.

Kegiatan Japri dengan tema Pengembangan Industri kreatif di Jawa Barat ini menghadirkan banyak nara sumber termasuk dari Industri ekonomi Kreatif berupa film aminasi yang dibintangi Gubernur Jabar Ridwan Kamil sebagai salah satu Dubber film Animasi Riky Rhino  yang mengangkat mengenai binatang langka di Indonesia yang  mengambil lokasi di Jawa Barat.     

Sekretaris Dinas KUKM Provinsi Jawa Barat Zukhra menyebutkan, Jabar ini dengan jumlah penduduk hampir 50 jutaan atau sekitar 18 hinga 20 persen penduduk Indonesia, itu semua mendorong Kami UMKM.

Baca Juga  Manajemen Apartemen Bandung Technoplex Bantah Tudingan Konsumen

“Pada 2019 kita punya 2500 UMKM, kita juga sedang mencetak 3000 umkm baru,  kami berharap dari kecamata kreatifnya ini harus muncul, tidak hanya memproduksi barang tetapi juga jasa  kretaif,” Sebutnya. @hermanto

Back to top button
Close
Close