Ia juga menilai bahwa Kominfo adalah kementerian yg tanggung jawab pada penyebaran informasi dan ajakan komunikasi untuk mewujudkan Pemilu berkualitas dan damai.
Namun, kata Kang Hasanuddin, menteri Kominfo adalah bagian dari masalah kontroversi, memecah relawan Projo, dan provokasi politik dengan aktivitasnya.
“Bagaimana kominfo mau dipercaya sebagai agen komunikasi pemilu berkualitas dan damai kalau pemimpinnya, menteri yang bertanggung jawab adalah pelaku pecah belah dan provokasi,” tandas legislator dari daerah pemilihan Jabar IX (Sumedang, Majalengka dan Subang) ini. (*)













