“Kegiatan Kebaya berDansa ini kita lakukan sebagai bagian dari Kampanye Kebaya agar bisa benar-benar terdaftar di UNESCO. Kami mengkampanyekan Kebaya supaya Dunia bisa mengetahui bahwa Kebaya adalah milik Indonesia dan Identitas Perempuan Indonesia, bukan milik Negara lain,” tegas Karlina Puspa.
Untuk memasifkan kegiatan tersebut FORBHIN, PANDI & ASKOMIK telah mengundang berbagai Komunitas untuk ikut serta, sekitar 400 Orang akan ikut terlibat dalam Acara yang di Gelar di Tribeca Park, Central Park.
Selain itu, Ketua Pelaksana Acara Kebaya berdansa, Vicky Hidayat mengatakan bahwa, Kebaya merupakan Busana yang di pakai sehari-hari, sehingga penggunaan terhadap Kebaya bukan sesuatu hal yang baru di lakukan.
“Kebaya sudah sangat melekat di kehidupan kita, bukan terjadi Setahun atau Dua Tahun ini.
Oleh karenanya kita ingin menunjukan kepada semua Orang bahwa berDansa dengan memakai Kebaya adalah suatu hal yang bisa di lakukan. Kebaya itu bisa di lakukan dalam Situasi apapun dan Kegiatan manapun,” ungkap Vicky.













