Di akhir sesi, Edi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat sehat tanpa narkoba menuju Indonesia Emas dan Jawa Tengah menuju Zero Prevalensi Narkotika 2045. “Harapannya, para mahasiswa lebih kuat dan bergerak lebih masif melawan peredaran gelap narkoba. Bersama kita bisa,” tegasnya.
Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNP Jawa Tengah, Jamaluddin Ma’ruf, S.Farm., Apt, mengatakan bahwa, penguatan kapasitas mahasiswa harus menghasilkan gerakan nyata setelah kegiatan berakhir. “Mahasiswa memiliki ruang yang sangat luas untuk menjadi komunikator P4GN. Mereka dekat dengan teman sebaya, aktif di organisasi, dan sangat familiar dengan media digital. Potensi inilah yang perlu kita kuatkan,” terangnya.













