Plt. Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Pol. Drs. Edi Swasono, M.M, menegaskan bahwa, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai generasi intelektual sekaligus penggerak perubahan. “Mahasiswa bukan sekadar penonton di bangku kuliah, melainkan penggerak peradaban. Lingkungan kampus harus menjadi ruang yang aman bagi tumbuhnya generasi muda sekaligus menjadi salah satu benteng dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Mari jadikan kampus sebagai zona aman, tempat yang subur bagi pertumbuhan ilmu pengetahuan dan benteng pertahanan yang bersih dari narkoba,” harapnya.
Edi juga menambahkan bahwa, penguatan kapasitas mahasiswa melalui workshop merupakan bagian dari upaya memberikan penyegaran terhadap pengetahuan dan informasi baru mengenai P4GN. “Hari ini kami hadir untuk melatih para mahasiswa dalam rangka peningkatan kapasitas penggiat P4GN sebagai bentuk penyegaran (refreshment) atas pengetahuan atau informasi baru dalam P4GN. Semoga mahasiswa dapat bergerak lebih aktif di lingkungan masing-masing dan mengambil peran dalam menghadapi peredaran gelap narkotika,” ujarnya.













