Bandung, BEDAnews,-
Guna mendukung perkembangan industri pertahanan nasional, Menteri Perindustrian Saleh Husin serta Menteri PPN dan Ketua Bappenas Andrinof Chaniago berkunjung ke PT Pindad, Jumat (27/2).
"Kementerian Perindustrian mendorong peningkatan daya saing industri pertahanan nasional sehingga produk yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pertahanan dalam negeri," kata Menteri Perindustrian Saleh Husin di PT Pindad, Bandung Jawa Barat, Jumat.
Menurut Saleh Husin, pemerintah mendukung industri pertahanan nasional dengan menunjuk PT PAL untuk industri pertahanan laut, PT Dirgantara Indonesia untuk pertahanan udara dan PT Pindad untuk pertahanan darat. Dukungan Kemenperin diharapkan bisa mendorong berkembangnya industri pertahanan di tanah air sehingga Indonesia tidak perlu mengimpor alat tempur yang harganya empat kali lebih mahal.
"Pindad harus meningkatkan kemampuan dalam pengembangan riset dan teknologi serta produksi," ujar Saleh Husin.
Kemenperin meminta PT Pindad tetap menjalin kerja sama dengan pertahanan luar negeri dalam rangka transfer teknologi dan kerja sama produksi serta memenuhi kebutuhan peralatan sejumlah kementerian di Indonesia.
"Kemenperin meminta kepada semua pihak termasuk kementerian untuk memprioritaskan produksi dalam negeri, termasuk industri pertahanan, karena harganya lebih murah," pungkasnya. (Lanie)













