CIANJUR – Bedanews.com – Munculnya dugaan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) oleh salah satu guru Oknum sekolah SMA PGRI Wargasari Kadupandak. Menjadi Sorotan, karena 38 jumlah murid yang menerima manfaat PIP dipotong oleh oknum pihak sekolah.
*Munculnya dugaan pemotongan dana PIP*
Berdasarkan pengecekan langsung kepada sejumlah murid, terungkap bahwa, para penerima manfaat menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan yang tidak produktif.
Hasil konfirmasi ke beberapa siswa, belum keseluruhan ada yang mengatakan, dananya di potong (200.000) Dua ratus ribu rupiah, digunakan untuk kepentingan biaya oprasional pengambilan uang ke BANK BNI Cabang Cibeber, Cianjur.
Namun, kami akan terus menelusuri lebih dalam lagi kepada siswa siswi yang lain untuk terus mendapatkan gambaran dan imformasi yang utuh.
Sementara itu, adanya informasi dari orang tua murid, indikasi permasalahan tersebut berdasarkan laporan yang diterima.
Tidak bisa menutupi fakta bahwa, kejadian ini memang terjadi di SMA PGRI Wargasari Kadupandak. Hal ini terungkap karena adanya laporan yang disampaikan langsung oleh para orang tua siswa tersebut melaporkan kepada Awak media, Kamis (15/10/2026).
Ketika dikonfirmasi via telpon Kepala Sekolah menjawab bahwa, tidak benar pihak sekolah melakukan pemotongan, karena uang tersebut diambil oleh siswa melalui rekening masing-masing. “Hapunteun neme ngawaler ijin konfirmasi terkait laporan yang Bapak sampaikan itu tidak benar beritanya, tidak ada Dana potongan PIP yang terkait informasi itu. DANA PIP diterima langsung oleh hak penerima yaitu murid sesuai yang tertera di SK Lampiran PIP dan di cairkan langsung oleh siswa di Bank BNI penyaluran. Ijin menyampaikan informasi ini sebagai konfirmasi pihak sekolah Hatur nuhun Bpk informasi ini terima kasih atas kemitraannya,” demikian jawaban sang KS kepada awak media. (AgusTeguh).













