Namun demikian, Subhan mengungkapkan adanya keterbatasan dalam dukungan pembinaan dari level Provinsi.
“Kami sangat bersyukur atas dukungan yang diberikan oleh KONI Kota Tangerang yang masih peduli dan mau mendukung perjuangan atlet-atlet muda kami. Namun sangat disayangkan, sejak berakhirnya PON Aceh-Sumut, Pengprov FERKUSHI Banten sudah tidak lagi menunjukkan perhatian terhadap perkembangan cabang olahraga Kurash.
Akibatnya, pada pelaksanaan Asian Kurash Championship di Korea maupun KUSEA Kurash Championship di Lombok, seluruh biaya keberangkatan dan kebutuhan tim yang berasal dari Provinsi Banten sepenuhnya saya tanggung secara pribadi,” jelas Subhan dengan nada prihatin.
Lebih lanjut, Subhan juga berharap, agar ke depan pemerintah daerah, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang, dapat lebih memperhatikan potensi besar yang dimiliki atlet-atlet Kurash muda dari wilayahnya.













