“Guru Besar bukan akhir dari karir Bapak dan Ibu, tapi landasan awal untuk mengimplementasikan keilmuan yang sebenar-benarnya,” kata Lukman.
Lebih lanjut, Lukman berharap, agar para Guru Besar dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan menghasilkan karya yang akan memberikan warna pada lingkungan sekitar.
Sementara itu, Rektor UMJ Dr. Ma’mun Murod, M.Si, menyatakan bangga atas pencapaian dua dosen muda tersebut. “Dengan diraihnya dua Guru Besar UMJ dari FH dan FKK tentu merupakan kebanggaan bagi kami. Secara kuantitas Guru Besar UMJ bertambah dua,” katanya saat dimintai keterangan seusai acara penyerahan SK.
Menurut dia, hadirnya dua Guru Besar UMJ berusia muda menjadi tantangan bagi dosen-dosen UMJ yang sudah memiliki jabatan fungsional Lektor Kepala. Ma’mun optimistis tahun 2023 UMJ akan menambah jumlah Guru Besar lagi. “Harapannya tahun depan bisa melahirkan tiga sampai empat Guru Besar,” ujarya.










