• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Dua ABG Korban Traffiking Berhasil Diselamatkan

Dua ABG Korban Traffiking Berhasil Diselamatkan

Asep Budi by Asep Budi
20 Juni 2012
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Subang, BEDAnews

Dua orang ABG baru lulus sebuah SMP di Binong Subang, berhasil melarikan diri, setelah kedua ABG ini merasa dirinya dibohongi karena sejak semula diimingi-imingi akan bekerja di salon tentunya dengan gaji yang lumayan, tetapi kenyataannya malah dipekerjakan sebagai pemijat plus-plus di daerah Jambi.

Kapolres Subang AKBP M. Awal Chaerudin melalui Kasat Reskrim AKP Darmono didampingi Kanit PPA Aiptu Joko S. saat dikonfirmasi, Selasa (19/6) menuturkan, “Mulanya kedua korban yaitu Riani Sapitri (15) warga Dusun/Desa Rancasari Pamanukan dan Putri Puspa Pertiwi (15) warga Kampung Mariuk II Desa Mariuk Kec. Tambakdahan berpamitan kepada orang tuanya masing-masing untuk sekedar makan-makan pada Sabtu (2/6) lalu, namun ternyata sudah tiga hari menghilang, hingga kedua orangtua masing-masing merasa cemas dan melaporkannya ke Mapolres.

Polres Subang berkoordinasi dengan Polda Jabar dan dugaan sementara keduanya korban traffiking, pada Minggu (17/6) orangtua Riani yaitu Kartini (58) mendapat telpon dari anaknya bahwa dirinya diculik bersama Putri dan meminta uang tebusan.

Kedua orangtua korban tentu menghubungi Polres, sedangkan kedua orang korban berhasil diselamatkan oleh anggota polisi dari Polda Jambi dan pelakunya berhasil diamankan.

Menurut Putri saat ditemui di Mapolres menuturkan saat sedang di rumah makan, ditemui oleh Nurlela warga Dusun Mariuk dan menjanjikan akan bekerja di salon dengan gaji yang lumayan.

Kedua korban tertarik dan tak curiga pada Nurlela karena masih satu kampung, tiga hari menginap di Jakarta dan esok harinya terbang ke Jambi. Di suatu tempat inilah keduanya dipaksa bekerja sebagai pemijat dan dari setiap tamunya dirinya kadang mendapat uang tip Rp. 20 ribu.

Berkat koordinasi Polres Subang dan Polda Jambi, akhirnya kasus traffiking ini berhasil diungkap. Guna pengusutan lebih lanjut, kini kasusnya ditangani Reskrim Polres Subang. [adang]

BeritaTerkait

Pantang Menyerah, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembatan

8 November 2026

Penekanan Katim Wasev TMMD Ke-130 : Pentingnya Menjaga Solidaritas dan Kekompakan dengan Masyarakat

8 November 2026
Previous Post

DPRD Subang Di Demo Formal Terkait Perijinan

Next Post

Panwaslu Cimahi Hentikan Laporan Pasangan Imam

Related Posts

TNI-POLRI

Pantang Menyerah, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembatan

8 November 2026
TNI-POLRI

Penekanan Katim Wasev TMMD Ke-130 : Pentingnya Menjaga Solidaritas dan Kekompakan dengan Masyarakat

8 November 2026
TNI-POLRI

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026
TNI-POLRI

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

8 November 2026
Ragam

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026
Ragam

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

8 November 2026
Next Post

Panwaslu Cimahi Hentikan Laporan Pasangan Imam

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021