• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, September 21, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » DPRD Jabar Prihatin, Situ Tonjong Bogor Dikavling-Kavling

DPRD Jabar Prihatin, Situ Tonjong Bogor Dikavling-Kavling

Asep Budi by Asep Budi
14 Agustus 2012
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews

DPRD Jawa Barat prihatin atas keberadaan Situ Tonjong Bogor yang saat ini sedang dikavling-kavling oleh pengembang PT Laguna, hingga menuai protes warga.

Dikemukakan ketua komisi A Drs. H. Yusuf Puadz kepada Bedanews di DPRD Jawa Barat, Selasa (15/8), banyak kepentingan masyarakat dengan keberadaan Situ Tonjong yaitu untuk memenuhi kebutuhan pengairan serta rumah tangga dan untuk itu permasalahan tersebut sudah disampaikan ke dinas terkait.

Untuk itu dibutuhkan MOU antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten agar fungsi hijau kawasan tersebut tetap lestari. “Saya lihat ini perlu kami agendakan di DPRD oleh komisi A terkait dengan masalah aset dan komisi B kaitan dengan lingkungan,” katanya.

Masalah pengkavlingan ini lanjutnya, dikabarkan untuk perumahan dan saat ini sudah dilakukan pemerataan dan pengurugan. “Kalau sudah demikian, kita sangat prihatin, jangan sampai nanti kemarahan warga yang lebih besar, ini harus segera diselesaikan,” ungkapnya.

BeritaTerkait

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026

“Permasalahan Situ Tonjong ini merupakan temuan kita dan akan kita bicarakan dengan biro aset, inspektorat, dan PSDA untuk membenahi dan menginventarisir mana yang jadi kewenangan kita, bagaimana mengelola situ-situ yang jadi kewenangan provinsi, terutama di wilayah selatan yang banyak situnya”,

Selama ini lanjutnya, Situ kewenangannya ada di provinsi, pusat, ada juga yg diklaim kabupaten kota, dan kewenangan di Jabar terkait masalah konservasi air. Permasalahan ini bila dibiarkan jadi permasalahan lintas kabupaten kota dan provinsi.

Yusuf berharap, sebelum persoalan ini muncul menjadi persoalan bencana yang lebih besar di kemudian hari, karena persoalan persediaan air untuk masa depan, dan tersedianya ruang hijau, maka harus ditata kelola dengan baik.

Jangan sampai jadi lahan pemukiman yang menguntungkan segelintir orang, dan hanya persoalan yang menyangkut kesenangan kelompok tertentu saja. “Habis lebaran ini Insya Allah akan kita tinjau dan bahas lebih intens,” katanya. (Hermanto)

 

Previous Post

BAZ dan KBSP Bantu Ribuan Pegawai Pemkot Bandung

Next Post

Atjim Minta Cawalkot Cimahi Peduli Rakyat

Related Posts

TNI-POLRI

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026
TNI-POLRI

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026
TNI-POLRI

Kodim 1710/Mimika Rampungkan Jembatan Beton di Kelurahan Pasar Sentral

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Raih Empat Rekor MURI Melalui Berbagai Kegiatan Bersama Masyarakat

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Bagikan 22.000 Porsi Makanan Gratis Untuk Masyarakat pada TNI Fair 2026 Di Monas

20 September 2026
TNI-POLRI

Panglima TNI Pantau Bakti Kesehatan TNI Serentak Diseluruh Indonesia

20 September 2026
Next Post

Atjim Minta Cawalkot Cimahi Peduli Rakyat

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021