“Kami melakukan konfirmasi dan membuka datanya satu persatu. Kami saksikan dan betul bahwa ada puluhan orang yang pilihan keduanya memilih SMA 1 Ciomas dan memang prosesnya seperti itu. Mereka dimasukan ketika pilihan satunya tidak diterima”, ujarnya.
Pihaknya menjelaskan dari hasil pengecekan, mendapat kepastian bahwa proses PPDB di Wilayah Kabupaten Bogor “On The Right Track” atau pada jalur yang benar.
“Hari ini langsung dengan help desknya, yang memiliki akses ke sistem di Jawa Barat dan kami dapat kepastian bahwa proses secara data itu “On The Right Track”, jelas Abdul Hadi.
Namun begitu, berbagai catatan tetap menjadi perhatian Komisi V seperti halnya sekolah yang tidak bisa memenuhi 100 persen kuota rombongan belajarnya.
“Ini jadi catatan kami, permasalahan daerah perkotaan yang padat dengan daerah yang luas dan penduduknya jarang itu berbeda. Harus ada formula yang membedakan untuk kondisi itu”, pungkasnya.













