Bandung, BEDAnews
Anggota DPRD Jawa Barat minta agar aparat hukum segera menuntaskan permasalahan-permasalahan yang terjadi di salah satu badan usaha milik daerah Bank Jabar, yang saat ini telah menjadi bank Nasional.
Demikian diungkapkan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Barat, Humar Dani, kepada Bedanews di ruang Fraksi partai Gerindra DPRD Jawa Barat, Jl. Diponegoro 22 Bandung, Senin (10/6).
“Kita berharap penyidik kejaksaan segera melakukan penyelesaian atas kasus -kasus ini, dan segera berkerja ekstra, supaya kita bisa mendapatkan transparansi dari bukti-bukti terhadap kasus-kasus Bank Jabar, agar masyarakat luas lebih tahu kebenarannya, kasus di Surabaya dan yang agak aneh ini kasus BJB di Sukabumi yang tadinya muncul, tiba-tiba menghilang,” ungkapnya.
Dijelaskan anggota DPRD Jabar yang berangkat dari dapil Kabupaten Bandung dan kab. Bandung Barat ini, kasus BJB Sukabumi, kerugian memang telah dikembalikan, tetapi yang jadi masalah prosedur yang salah, juga ada dampak hukumnya. Jadi tidak bisa hanya dengan dasar pengembalian saja.
Kejari juga lanjut Humar Dani, harus kerja ekstra untuk menuntaskan kasus Sukabumi ini. “Solusinya seperti apa, supaya kita enak, sebagai rakyat Jawa Barat yang sayang kepada Bank daerahnya, supaya kita bisa berharap bank daerah ini tidak turun, karena susah menjadikan bank daerah menjadi bank nasional,“ katanya.
Menurut Humar Dani, kasus BJB ini dampaknya terhadap masyarakat Jawa Barat sebagai nasabah yang menerima pengaruhnya langsung, pasti bertanya-tanya mengkhawatirkan penilaian tidak sehat. “Yang sebenarnya bukan banknya yang tidak sehat, tetapi penyelenggaranya. Kita berharap dari penyidik baik dari Kejari maupun pusat agar kasus ini cepat tuntas,” tegasnya. (hermanto)











