Bandung BEDAnews.com
DPRD provinsi Jawa Barat mendukung realisasi pembangunan jalan lingkar Subang sebagai upaya Pemprov Jabar dalam meminimalisir kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi di Tanjakan Eman Ciater –Subang.di jalur jalan milik provinsi jawa barat.
“Kita ingin perencanaan jalan lingkar Subang segera dapat direalisasikan pembangunannya, sebagaimana kita ketahui di Tanjakan Eman sudah cukup banyak nyawa melayang akibat kecelakaan lalu-lintas. Kita harapkan dengan selesainya pembangunan jalan Lingkar Subang, dapat meminimalisir angka kecelakaan lalu-lintas, sehingga berubah jadi tanjakan Aman.”Ujar Ineu Purwadewi Sundari kepada wartawan di Bandung, Jum’at (6/4).
Dewan Jabar sangat mendukung dan mengapresiasi usulan rencana Pemprov Jabar melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) untuk membangun jalan Lingkar Subang itu.
Karena itu beberapa waktu lalu kita bersama Sekretaris Dewan dan Dinas BMPR (Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang) melakukan peninjau kondisi Tanjakan Aman-Subang, dilokasi kita berdiskusi, tentang rencana pembangunan jalan Lingkar Subang.
Dari situ kita mencatat beberapa hal dan menjadi perhatian DPRD Jabar, terutama terkait cukup seringnya kecelakaan lalu lintas di jalur tersebut hingga merenggut banyak korban jiwa.
“Kita juga melihat sudah ada upaya Pemprov Jabar yang dilakukan oleh Dinas BMPR berupa pembangunan escape way. Walaupun masih 300 meter tapi saya yakin ini salah satu cara untuk meminimalkan kecelakaan,” ujar Ineu.
Lebih lanjut diungkapkan Politisi PDI Perjuangan ini, berdasarkan keterangan Kadis BMPR Guntoro, jalan Lingkar Subang ini dirancang sepanjang 7 kilometer dan insya Allah pembangunannya akan dimulai tahun 2019 mendatang. Namun, sejak saat ini pihak Dinas BMPR sedang mempersiapkan lahan untuk jalur lingkar Subang tersebut.
Ineu juga meminta pihak Dinas BMPR untuk terus memperhatikan jalur Kabupaten Bandung Barat-Subang ini, karena jalur ini merupakan jalur aktif dan sangat banyak dilewati oleh kendaraan. Disisi lain, jalur KBB-Subang ini jalannya cukup banyak tikungan tajam dan tanjakan. “Kita minta agar terus dilakukan pemantauan dan pemeliharaan secara serius.”
Jalur jalan KBB-Subang merupakan jalan Provinsi yang saat ini kondisinya cukup baik, hal ini menunjukan bahwa pemeliharaannya berjalan dengan baik pula. Kita juga mengapresiasi kinerja pihak Dinas BMPR yang cepat tanggap terhadap persoalan kondisi jalan,” pungkasnya. @hermantz













