“Dalam melaksanakan pelayanan tata laksana haji ini selain nyaman dan besar ditambah bandara BIJB Kertajati sudah sangat representatif dan sudah sangat siap, sehingga perlu kita optimalkan sebagai pemerintah. Terakhir yang harus mendapatkan perhatian serius adalah tata laksana bahwa jamaah haji yang berangkat di Tahun 2025 ini kurang lebih 1900an adalah lansia sehingga dibutuhkan sebuah pelayanan yang ekstra sehingga calon jemaah haji bisa melaksanakan ibadah dengan tenang dan khidmat,” tutupnya.
Seperti diketahui, sejak tahun 2023 lalu Asrama Haji ini sudah digunakan untuk pemberangkatan dan kedatangan jemaah haji asal Jawa Barat.
Asrama haji memiliki peranan dan fungsi yang sangat penting. Yaitu, sebagai sarana akomodasi kesiapan pemberangkatan jemaah haji. Asrama haji berfungsi mempersiapkan kondisi serta pemulihan fisik dan mental jemaah haji dalam rangka menghadapi perjalanan ibadah haji yang sangat melelahkan. Asrama haji juga digunakan sebagai tempat reservasi untuk dapat kembali ke tempat asal masing-masing setelah melaksanakan ibadah haji.












