“Kami ingin memastikan bahwa persiapan haji sudah dipersiapkan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Bagaimana dengan sarana dan prasarananya. Setelah berdiskusi apa kira-kira yang bisa kita dorong sebagai mitra komisi didalam memberikan pengawasan pelayanan tata laksana haji Jawa barat,” ungkapnya.
Siti Muntamah menambahkan, pemberangkatan haji di Asrama Haji Indramayu yang rencana awalnya sekitar 38.000an menjadi 30.000an itu pun masih dalam tahap review (kajian-red) atau belum fixed (tetap-red). Karena itu, pihaknya akan terus mengawal hingga mendapatkan kesiapan yang optimal agar penyelenggaraan haji di Jawa Barat pun semakin membaik. Bukan tanpa alasan, calon jemaah haji asal Jawa Barat ada sekitar 1900-an yang dikategorikan lansia. Sehingga bentuk pelayanannya pun harus ekstra demi mendapatkan pelayanan yang baik mulai dari sarana dan prasarana hingga pelayanan dari penyelenggara haji.












