• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » DPRD Jabar Buka Selebar-lebarnya Kemitraan Dengan BI

DPRD Jabar Buka Selebar-lebarnya Kemitraan Dengan BI

Asep Budi by Asep Budi
13 Maret 2017
in Tak Berkategori
6
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 Bandung BEDAnews.com

DPRD Provinsi Jawa Barat membuka pintu selebar-lebarnya untuk melakukan hubungan kemitraan yang lebih baik dengan Bank Indonesia, hal ini disampaikan Ketua DPRD Provinsi Jawa barat saat menerima kunjungan Kepala Bank Indonesia   Kantor Perwakilan Jawa Barat, Juda Agung beserta Kepala Grup BI Jabar Ismet Inono beserta jajaran BI Kanwil Jabar dan jajarannya di Ruang kerja Ketua DPRD jabar. Senin (13/3).

Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi sundari yang didampingi, Wakil Ketua  Ade Barkah Surachman, Haris Yuliana serta Abdul HarrisBobihoe dan Wakil Ketua Komisi III Hilman Sukirman.

Kepada Ropmbongan Pimpinan BI Jabar tersebut menyatakan.   DPRD Jabar membuka pintu selebar-lebarnya untuk hubungan kemitraan yang lebi baik.

BeritaTerkait

Inovasi Pertanian Cerdas Bawa Mahasiswa USB YPKP Bandung Juara Nasional

18 April 2026

Ketua DPRD Kab. Bandung Renie Rahayu Gunakan Hak Jawab Terkait Retret di Magelang

18 April 2026

 “Apa yang bisa kami bantu demikian juga sebaliknya, mengingat persoalan di Jawa Barat ini cukup berat, karena perlu kerjasama dengan semua stakeholder termasuk dengan Bank Indonesia.

Bagaimana menyelesaikan persoalan yang ada dan berat tersebut secara bersama-sama itu yang menjadi harapan kami,” ,” kata  Ineu

Sementara Agung Judha menjelaskan kondisi perekonomian di Jabar yang menurutnya akselerasinya cukup tinggi namun di sisi lain terjadi ketimpangan perekonomian yang besar. Karena itu pihak BI

berupaya bagaimana mendorong perekonomian  secara inklusif.

“ Ke depan akan ada penyesuaian harga BBM, sehingga kemungkinan akan terjadi inflasi yang cukup tinggi karena itu untuk mengatasi persoalan tersebut  kami akan mendorong ekonomi inklusif.” Ungkap Juda.

Lebih jauh dikatakan Juda BI  akan mendorong pengembangan kluster di sektor pangan agar berdampak kepada masyarakat, selain mengembangkan ekonomi syariah, pengembangan wirausaha serta UMKM non pertanian yang peminatnya luar biasa.@1

 

Previous Post

Konga XXXVII-C/Minusca Bagikan Baju Batik Untuk Warga Lokal di Afrika

Next Post

DPRD Jabar Minta BI Perhatikan Masalah Investasi illegal

Related Posts

Edukasi

Inovasi Pertanian Cerdas Bawa Mahasiswa USB YPKP Bandung Juara Nasional

18 April 2026
Headline

Ketua DPRD Kab. Bandung Renie Rahayu Gunakan Hak Jawab Terkait Retret di Magelang

18 April 2026
Edukasi

Disperkimtan Hadiri Agenda Lanjutan Terdampak Banjir di Desa Panyadap

18 April 2026
Edukasi

Anggota DPRD Iman dan Iyep Hadir di PAW Kades Margaasih, Kadis DPMD Supardian Harap Kades Terpilih Bisa Totalitas

18 April 2026
TNI-POLRI

Koramil 1714-01/Mulia Menjadi Pelindung Rakyat Dampingi Evakuasi Korban Menuju RSUD Nabire

18 April 2026
TNI-POLRI

Penembakan di Papua: Dua Insiden Berbeda, Tidak Saling Berkaitan

18 April 2026
Next Post

DPRD Jabar Minta BI Perhatikan Masalah Investasi illegal

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021