Cimahi, BEDAnews
Seluruh anggota DPRD Cimahi, mendapatkan sanksi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terkait Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran 2011. Para wakil rakyat itu diharuskan mengembalikan dana lebih kegiatan-kegiatan DPRD tahun anggaran 2011. Dan menurut sebuah sumber, anggaran yang harus dikelmbalikan itu mencapai lebih dari Rp. 1 Miliar.
Anggota DPRD Kota Cimahi yang juga Wakil Ketua Komisi I, Alfian membenarkan jika seluruh anggota DPRD Kota Cimahi harus mengembalikan anggaran kegiatan DPRD tahun anggaran 2011.
“Saat rapat Badan Musyawarah (Banmus), Rabu (10/7), kami sudah menerima pemberitahuan dari sekretariat DPRD untuk mengembalikan anggaran kelebihan kegiatan dewan 2011, hanya kami sedang membahas cara pengembalian, apakah secara dicicil, atau secara full," ungkap Alfian.
Nilai angggaran yang harus dikembalikan oleh seluruh anggota dewan bervariasi, namun Alfian enggan menyebutkan berapa angka yang harus dikembalikan kepada kas daerah.
Sesuai dengan pemberitahuan yang diterima para anggota dewan, pengembalian itu harus dilakukan dengan segera, sebagai konsekwensi dari adanya temuan BPK terkait penggunaan anggaran DPRD Kota Cimahi.
Namun dalam melaksanakan tugas-tugas DPRD, kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh para anggota dewan dilakukan sesuai dengan anggaran dan program kerja yang ditetapkan secara legal.
Dia melanjutkan, mekanisme pengembalian uang kelebihan tersebut akan dibicarakan melalui pembahasan antara anggota DPRD dan pihak sekretariat. ” Dengan jelas mekanismenya, pengembalian anggaran akan tepat sasaran, siapa sebagai pemegang hak yang menerimanya," jelasnya.
Sementara itu, anggota Fraksi PKS Aam Kunthadi saat ditanya membenarkan, dari 45 anggota DPRD, 44 orang anggota harus mengembalikan kelebihan dana kegiatan-kegiatan DPRD tahun anggaran 2011, yang nominalnya bervariasi.
“Dari 45 anggota dewan, Alhamdulillah cuma saya yang tidak usah mengembalikan kelebihan dana, karena saya tidak ikut dalam sejumlah kegitan-kegiatan DPRD. Ini menjadi hikmah tersendiri bagi saya,“ katanya. (M.Fachry)











