Ia juga berharap masyarakat dapat turut berperan aktif dalam mendukung dapur MBG, baik sebagai pemasok bahan makanan maupun tenaga kerja yang terlibat dalam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Senada dengan itu, Lili Khamiliyah dari BGN menegaskan bahwa program MBG tak hanya penting untuk masa depan anak-anak Indonesia, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian desa. “Keterlibatan Bumdes atau koperasi desa sebagai penyedia bahan mentah dapur MBG akan menjadi stimulus ekonomi lokal,” jelasnya.
Lili juga menegaskan bahwa MBG merupakan program prioritas yang mendapat dukungan penuh dari semua tingkatan pemerintahan, mulai dari pusat hingga desa.
Sementara itu, Sekretaris Desa Nguluwar, Sukanti, menyampaikan harapannya agar program MBG segera berjalan dan memberikan manfaat langsung kepada penerima. “Sasaran program ini meliputi peserta didik dari PAUD hingga SMA, baik negeri maupun swasta, serta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” ungkapnya.










