Jakarta – bedanews.com – Alper Doger (AD) scientific index merupakan sistem pemeringkatan dan analisis, berdasarkan performa ilmiah dari produktivitas peneliti individu. Pemeringkatan ini diurutkan berdasarkan total skor indeks-h (indeks hirsch) tiap ilmuwan, tanpa perincian bidang ilmu.
Sebanyak 743.755 ilmuwan dari 14.194 perguruan tinggi di 216 negara, masuk dalam pemeringkatan AD scientific index, yang sebagiannya merupakan ilmuwan dari Indonesia. Dua dosen Universitas Nusa Mandiri (UNM) masuk dalam ilmuwan terbaik dari Indonesia. Mereka yakni Prof Dr Dwiza Riana yang juga merupakan rektor UNM berada pada peringkat ke 2060. Kedua ada Dr Windu Gata, salah satu dosen pasca sarjana UNM berada pada peringkat 4557.
Prof Dr Dwiza Riana mengatakan, tolak ukur pengindeksan AD scientific ini dari karya ilmiah yang paling banyak dikutip dan jumlah kutipan yang diterima dari publikasi lain. Menanggapi prestasi kampus UNM yang masuk dalam deretan seribu ilmuwan terbaik Indonesia, ia sangat bersyukur atas kerja penelitian UNM telah berhasil masuk dalam pengindekan AD scientific.













