
“Saya tertarik dengan film Pahlawan sang Merah Putih ini karena selain ceritanya unik, juga mengangkat perjuangan dalam perspektif anak-anak. Ini yang sangat langka, bahkan dalam kehidupan sehari-hari nyaris tidak ada. Naa..saya ingin film ini mampu menginspirasi anak-anak lain di Indonesia,” jelasnya.
Film Pahlawan sang Merah Putih ini bercerita tentang dua anak es em pe yang didukung dengan anak-anak lain dari sepuluh suku yang ada di Indonesia, yang mempunyai keinginan untuk bisa mengibarkan bendera merah putih dalam situasi pandemi.
“Ada anak dari Makassar, Batak, Ambon, Jawa, Sunda, Melayu, dan beberapa lainnya, di mana mereka berbicara dengan logat daerah masing-masing. Karena yang berperan juga berasal dari daerah tersebut. Anak-anak ini punya cita-cita mengibarkan bendera merah putih, kendati sebenarnya upacara bendera yang formal tidak ada karena pandemi,” terang Abah Maulana.











