KOTA CIREBON – Bedanews.com – Gemerlap lampu panggung, dentuman musik elektronik, dan riuhnya penonton menjadi bagian dari perjalanan Muhammad Rafi Aditya Pratama menekuni dunia Disc Jockey (DJ).
Bagi pemuda yang akrab disapa DJ Raply itu, profesi sebagai DJ bukanlah sesuatu yang sejak awal direncanakan. Perjalanan justru bermula dari sebuah kelab malam di Cirebon, tempat ia pernah bekerja dan setiap hari berkesempatan menyaksikan aksi para DJ dari dekat.
Dari balik suasana kelab, rasa penasaran perlahan berubah menjadi ketertarikan. Raply mulai memperhatikan bagaimana seorang DJ memilih musik, mengatur tempo, hingga membangun suasana di hadapan penonton.
Rasa ingin tahu tersebut kemudian mendorongnya untuk belajar secara otodidak.













