CIMAHI, BEDAnews
Distribusi Kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) di Kota Cimahi belum tuntas diterima seluruh warga yang berhak. Pasalnya masih ada kendala teknis karena berbagai kesibukan warga yang berhak menerimanya. “Memang masih belum seluruhnya warga yang berhak menerima kartu jamkesmas,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, drg Pratiwi, di ruang kerjanya, Rabu (13/2).
Menurut dia, penerima kartu Jamkesmas harus mengambil sendiri di puskesmas terdekat, untuk memastikan bahwa yang menerimanya adalah warga yang bersangkutan, namun karena kesibukan warga dengan aktivitas kerjanya, masih ada yang belum menerimanya, seperti yang ada di Puskesmas Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan.
Dari 103.513 kartu Jamkesmas, setelah dilakukan validasi data, yang berhak mendapatkan kartu Jamkesmas sebanyak 102.266 Kepala Keluarga, atau sekitar 30 persen dari penduduk Kota Cimahi. Hal itu disesuaikan dengan criteria yang ditetapkan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TPNP2K) yang dibentuk pemerintah. Kartu Jamkesmas mulai yang baru mulai berlaku per 1 Januari 2013, dan akan didistribusikan hingga Maret mendatang.
Ditambahkan Pratiwi, meskipun yang berhak belum menerima kartu jamkesmas, namun jika akan melakukan pelayanan kesehatan, yang bersangkutan bisa membawa surat keterangan tidak mampu (SKTM). Begitupun warga yang belum mendapatkan layanan kartu Jamkesmas, bisa mendapatkan pelayanan kesehatannya melalui layanan Jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) yang dananya berasal dari APBD Kota Cimahi.
“Mereka yang belum terdata, namun termasuk warga miskin, bisa saja mendapatykan pelayanan kesehatan, walaupun tak memiliki kartu Jamkesmas, asalkan yang bersangkutan membawa SKTM saat berobat di Puskesmas ataupun rumah sakit,” tandasnya. (Bubun M)











