“Dari 7,4 persen angka pengangguran terbuka pada tahun 2024, 40 persennya itu adalah fresh graduate atau lulusan yang sekolah menengah kejuruan (SMK) dan SMA yang tidak melanjutkan sekolah (ke tingkat perguruan tinggi),” jelasnya.
Karenanya untuk menekan dan memberikan peluang dan kesempatan kerja bagi warga Kota Bandung, pemerintah melalui Dinas Ketenagakerjaan melakukan upaya dan program guna menurunkan angka pengangguran.
“Kita targetkan tingkat pengangguran terbuka bisa ditekan di angka 6,4 atau 6,5 persen di tahun 2025,” yakinnya.
Guna menekan angka pengangguran terbuka di Kota Bandung, Disnaker memiliki 3 strategi yang bakal diterapkan. Mulai dari melaksanakan pelatihan-pelatihan kerja, pemagangan, bursa kerja hingga pelaksanaan program padat karya.












