Bandung, BEDAnews.com
Beberapa titik arus lalu lintas di Kota Bandung, menjelang puncak acara peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA) 2015 akan diterapkan rekayasa lalu lintas, terutama rute yang akan dilalui oleh para kepala Negara dan rombongan kepresidenan pada acara puncak 24 April 2015 nanti.
Kepala Bidang operasional Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, I.W Ginting, menyebutkan ada beberapa rute yang telah diuji coba sebanyak dua kali, yaitu rute kedatangan di mulai dari Bandara Hussen Sastranegara – Jalan Pajajaran – Jalan Cihampelas – Jalan Wastukencana – Jl. R.E Martadinata – Jalan Merdeka – Jalan Lembong – Jalan Tamblong Dalam – Jalan Asia Afrika.
“Rute tersebut sudah diuji coba sebanyak 2 kali, kalau jadi rencananya jam satu siang nanti (14/4/2015) akan dilakukan uji coba yang ketiga, nanti ada dua uji coba lagi, jadi total 5 kali uji coba,” ujar I.W Ginting saat menghadiri sesi Bandung Menjawab di Kantor Diskominfo Kota Bandung, Jl. Wastukancana No.2 Bandung, Selasa (04/11/2014).
Uji coba rute yang akan dilalui, menurut Ginting, berkaitan dengan kesiapan keamanan, sarana prasarana, dan persiapan lainnya seperti kabel-kabel yang melintang di atas jalan tingginya harus lebih dari 4 meter.
Dari rute yang telah diuji coba, tidak ada penutupan secara total, umumnya semua rute jalan akan mengalami buka tutup dan jalan yang akan mengalami penutupan agak lama Jalan Tamblong dan Jalan Asia Afrika.
Selain itu ada beberapa titik yang jika diperlukan mengalami penutupan, seperti di simpang lima. Tanggal 24 April nanti juga, angkutan kota tetap beroperasi, tetapi trayeknya saja akan direkayasa, jelasnya.
“Tidak lebih dari 5 trayek yang akan direkayasa yang tujuannya ke pusat kota, seperti Cicadas – Elang, Cicaheum – Cibereum, Gedebage – Stasion dan dua trayek lain,” jelas I.W Ginting.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang operasional Dinas Perhubungan Kota Bandung, menghimbau kepada masyarakat yang akan menghadiri acara peringatan ke-60 KAA, agar tidak membawa kendaraan pribadi. “Kalau ingin menyaksikan KAA gunakanlah Angkutan Umum, Sepeda, atau Jalan Kaki,” pungkasnya. (Ricard/BD)













