“NU berkewajiban mengawal ummat, untuk ini RSINU membuka poli SCCR, yang terbuka dari kalangan ELIT, hingga kawulo ALIT, walaupun biaya masih mandiri,” pungkas Aminuddin.
Sementara itu, usai menghadiri Launching SCCR, Ketua DPD PGSI (Persatuan Guru Seluruh Indonesia), Kabupaten Demak, Ng. Noor Salim, S.Pd.I, Gr, C.PLA, yang juga Pembina PGSI Provinsi Papua Barat, mengajak para Guru dan Masyarakat, memanfaatkan atas kehadiran Poli SCCR (Stem Cell and Cancer Research) RSINU Demak.
“Sebagai Praktisi Pendidikan dan Ketua PGSI, saya bersyukur bangga atas kehadiran Klinik SCCR oleh RSINU Kabupaten Demak,” kata Salim.
“Saya mengajak para guru dan masyarakat, untuk memanfaatkan layanan SCCR melalui Skrining Kanker, guna pencegahan kanker sejak dini,” pungkas pria penerima penghargaan tingkat ASEAN. (Red).













