Jakarta, BEDAnews.com
Memperingati hari Ulang Tahun ke-64 pada 16 April 2016, Kopassus menyelenggarakan upacara parade dan syukuran yang bertempat di lapangan Makopassus Cijantung Jakarta Timur. Peserta upacara berasal dari seluruh satuan jajaran Kopassus baik Grup 1 Kopassus Sedang, dan Grup 2 Kopassus Kartosuro, dan Grup 3 Kopassus Cijantung dan Sat 81 Cijantung dengan Inspektur upacara Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Mulyono.
Dalam hari jadinya yang ke-64 Kopassus mengundang lebih dari 1.000 orang, diantaranya Menhan RI, Panglima TNI, KASAD, para sesepuh dan Purnawirawan mantan Kopassus. Para perwira yang bertugas di Kopassus, dan pemimpin media massa serta para mitra kerja Kopassus. Dan turut menghibur di acara ulang tahun Kopassus ini hadir penyanyi terkenal Yuni Shara.
Bertindak sebagai komandan upacara pada pelaksanaan upacara yaitu Kolonel Inf Dedy Prasetyo, lulusan Akmil 1994. Dilanjutkan demonstrasi beladiri Yong Moodo, Taekwondo dan Merpati Putih dan diakhiri dengan demonstrasi terjun payung bebas.
Kegiatan dilanjutkan dengan acara syukuran yang diawali dengan peresmian Wind Tunnel Pusdiklatpassus Kopassus sebagai sarana fasilitas pendidikan dan latihan bagi prajurit Kopassus dalam terjun payung.
Kemudian diikuti dengan pemotongan tumpeng oleh panglima TNI yang diberikan kepada prajurit Kopassus yang terbaik. Masing-masing kepada Serka Zulkarnain yang berhasil merangkul tokoh separatis gerakan bersenjata Papua untuk kembali ke pangkuan ibu Pertiwi dan Sertu Dessy yang banyak menjuarai kejuaraan terjun payung hingga tingkat dunia.
Acara syukuran dilanjutkan dengan hiburan yang diisi oleh penyanyi terkenal Yuni Shara, dan kawan-kawan serta pelawak Cak Lontong.
Menyongsong hari jadinya yang ke 64 mengusung tema: "Melalui Hari Ulang Tahun ke 64 Kopassus, Kita Tingkatkan Loyalitas, Moralitas dan Integrasi Guna Mewujudkan Prajurit Kopassus yang Hebat, Profesional dan Dicintai Rakyat".
Puncak acara hari ulang tahun Kopassus ini, sebelumnya diawali dengan berbagai kegiatan seperti anjangsana, dan silahturahmi ke berbagai sesepuh mantan Danjen Kopassus. Lomba memancing, bakti sosial terpusat dan tersebar di satuan jajaran Kopassus, gerak jalan santai dan servis motor gratis, donor darah, lomba lari maraton 64 K (ultra marathon), 5 K dan 10 K, pemecahan rekor MURI, ziarah tabur bunga dan mengheningkan cipta, acara syukuran, lomba tembak, turnamen golf dan panggung prajurit. (Erwin Mapolan)













