“Kami juga mengalami kekurangan jumlah dokter di satuan-satuan kami. Saat ini kami memiliki sekitar 17 rumah sakit di bawah Angkatan Darat, dan masih menghadapi tantangan dalam pemenuhan dokter spesialis. Maka kami berupaya, sesuai kemampuan yang ada, untuk mendukung kegiatan seperti ini, yang sangat berpengaruh terhadap stabilitas pertahanan di daerah-daerah, khususnya dalam sektor kesehatan,” jelas Kasad kepada awak media.
Gedung yang diresmikan berdiri di atas lahan seluas 4.750 meter persegi tersebut dilengkapi ruang kuliah Fakultas Kesehatan dan Fakultas Kedokteran, laboratorium, ruang dosen, serta fasilitas penunjang lainnya yang dirancang secara modern dan ramah lingkungan. Tahap berikutnya akan mencakup pembangunan pusat riset serta fasilitas tambahan untuk mahasiswa.













