Kegiatan tersebut, lanjut Iwan, diselenggarakan selama tiga hari, mulai 4 – 6 Oktober 2019, dengan beragam acara seperti, usaha nonformal exhibition, nonformal award, Culinary festival, dance competition, fashion competition, zumba morning, cooking demo, live music, art performance, communities performance, dan gim.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Bandung, Priana Wirasaputra menyambut baik festival ini. Pasalnya, sebagai kota metropolitan, Bandung wajib mengembang usaha nonformal. Apalagi kuliner jajanan telah menjadi ciri khas Kota Bandung.
“Pengusaha memang harus kreatif dan mampu berdaya saing dengan dunia usaha,” katanya.
Ia pun menyarankan agar para pengusaha mahir dalam mengelola teknologi. Karena di zaman modern ini, teknologi menjadi hal utama untuk memasarkan produk.










