“Ya selama ini alumni hanya untuk kebutuhan akrediatasi saja, serapan alumni di dunia kerja berapa persen? bergerak dibidang apa, waktunya berapa lama?” kata Setia.
Ia berharap IKA terus eksis ditengah tantangan global untuk memberikan kontribusinya baik kemajuan kepada alumninya maupun kepada institusi.
Sebelumnya, alumni angkatan 92 mendesak agar segera dilakukan mubes terkait 3 tahun vakumnya kepengerusan IKA, pasca ketua umum Reni Marlinawati, 7 Agustus 2020 lalu.
“ Ini jangan dibiarkan berlarut larut, kekosongan kepemimpinan di kepengurusan IKA, Kita alumni khusunya 92 dan alumni UIN Bandung semuanya punya mungkin potensi, prestasi dan jejaring. Jadi perlu wadah dan ruang untuk mengaktulisasikan potensi, berkontribusi, demi kemajuan alumni dan lembaga” kata ketua penitia Reuni 92, 3 Dasawarsa, Alek Jarnuji.***( Syamriadi)













