Sementara itu, Elna Vebi Astuti menilai, sesungguhnya keragaman Indonesia adalah sumber solusi, bukan sebaliknya menjadi sumber konflik. “Keberagaman berbanding lurus dengan berbagai ragam solusi yang ada. Dengan merawat keberagaman ini justru kita bisa menemukan banyak solusi bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.
Namun demikian, dari ribuan keberagaman budaya di Indonesia tidak semuanya murni produk budaya asli bangsa Indonesia.
Dengan demikian, kata dia, solusi itu bisa diambil setelah melakukan semacam verifikasi budaya. Maksudnya, apakah budaya adat yang ada di masing pulau itu murni budaya atau sub budaya atau ada unsur akulturasi dari budaya bangsa asing.
“Sub budaya itu diakui ya di Undang-Undang. Itu eksistensinya justru harus dinaikkan sehingga akan ditemukan genius-genius lokal, produk budaya lokal asli Indonesia, yang kemudian diambil untuk diambil sebagai sumber solusi,” ungkapnya.












