Setiap tindakan aparat harus dihitung dampaknya. Jangan menyelesaikan masalah kecil dengan cara yang justru menciptakan masalah besar.
Keempat, crisis communication.
Dalam situasi sensitif, keterlambatan komunikasi dapat menciptakan ruang bagi spekulasi. Karena itu, pemerintah dan Polri harus memiliki pesan publik yang jelas, konsisten, dan tidak partisan.
Inilah yang membedakan kekuatan negara dengan sekadar kekuatan aparat.
Negara yang kuat tidak harus selalu memperlihatkan kekuatan.
Negara yang kuat justru mampu membuat kekuatan itu tidak perlu digunakan.
*TIGA PEDOMAN KENEGARAWANAN*
Pertama, kembalikan semuanya kepada konstitusi.
Apa pun putusan MK, masyarakat harus menghormati proses dan keputusan konstitusional. Perbedaan pendapat tetap boleh hidup, tetapi tidak boleh berubah menjadi alasan untuk merusak negara.













