Menurut dia, semangat persatuan dan kesatuan merupakan modal utama dalam mewujudkan cita-cita besar bangsa Indonesia.
“Jika ini (persatuan dan kesatuan) terus terjaga, bangsa ini pasti akan semakin kuat, maju dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” ujarnya.
Selain menjadi sarana hiburan, lanjutnya, kesenian wayang kulit juga sarat akan nilai-nilai luhur dan pesan moral yang sejalan dengan kepribadian bangsa Indonesia.
“Melalui wayang kulit, masyarakat tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga pelajaran tentang moral, etika, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara. Nilai-nilai ini sangat relevan untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini,” terangnya.
Danrem menambahkan, pelestarian budaya lokal seperti wayang kulit menjadi penting untuk memperkuat jati diri bangsa yang kaya akan keberagaman sekaligus membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.













