Kang Ulung juga mengingatkan kembali muruah dan semboyan abadi organisasi yang harus dijiwai oleh setiap kader. Ia menekankan bahwa idealisme pemuda adalah motor penggerak utama perubahan, dan hal itu tidak boleh goyah oleh rintangan apa pun.
“Ingatlah semboyan abadi kita yang tertulis di bawah sana: ‘Sekali Layar Terkembang, Surut Kita Berpantang!’ Jika layar idealisme sudah kalian bentangkan hari ini di Muscab IV, pantang bagi kalian untuk mundur satu jengkal pun!” tutur Kang Ulung, berseru.
Ia juga berpesan agar dinamika internal atau ego kelompok tidak menjadi batu sandungan bagi kemajuan organisasi. “Jangan biarkan ego sektoral atau dinamika kecil menghentikan langkah kalian,” katanya.
Sebagai legislator di Komisi IV yang membidangi kesejahteraan rakyat dan kepemudaan, Reza Panglima Ulung berharap SAPMA Kota Bandung tidak hanya sekadar menjadi organisasi kepemudaan biasa. Ia mendorong SAPMA untuk aktif berkolaborasi dan menjadi motor penggerak pembangunan kepemudaan di Kota Kembang.”Jadikan SAPMA sebagai mitra strategis pemerintah dan DPRD dalam membangun kepemudaan di Kota Bandung,” ujar Kang Ulung.Ia berharap Muscab ini melahirkan nakhoda baru yang progresif, visioner, dan siap membawa SAPMA Pemuda Pancasila Kota Bandung mengarungi samudera perubahan demi kemajuan pemuda dan masyarakat Kota Bandung.**













