Bandung.BEDAnews.com
Upaya pemprov jabar untuk menggratiskan raskin dengan meminta komitmen dari kabupaten kota agar semakin membantu rumah tangga sasaran dan masyarakat tidak mampu. Mendapat dukungan dari DPRD Jawa Barat agar kabupaten/kota di Jabar menggratiskan beras miskin (raskin) bagi warga yang tidak mampu, yang dirasa penting mengingat raskin memang diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak mampu.
Sebagaimana dinyatakan Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari. Yang akan mendukung kebijakan yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu.
Dikatakannya "Tentu saja setiap kebijakan yang ditujukan untuk kebaikan masyarakat harus didukung oleh semua pihak. Apalagi kalau diarahkan gratis di semua daerah. Kan bagus," kata Ineu, di Bandung Senin (8/12).
Ditambahkannya. “Pengawasan pelaksanaan program raskin ini harus dilakukan sebaik mungkin. Sehingga, raskin bisa dipastikan sampai kepada warga yang berhak. Kalau dia harus bayar, ya bayar sesuai dengan ketentuan yakni dengan harga murah. Dan ketika suatu saat bisa digratiskan seluruhnya, maka harus benar-benar dipastikan sampai tanpa ada biaya sedikit pun," katanya.
Meskipun diakui Ketua DPRD dari PDI Perjuangan ini. Kemampuan setiap daerah untuk menggratiskan raskin tidak sama. Apalagi jumlah pagu raskin dan juga masyarakat tidak mampu di setiap daerah berbeda-beda.
"Mungkin Kota Bandung dan Banjar sudah mampu menggratiskan karena warganya yang kurang mampu lebih sedikit, sementara di daerah lain masih banyak. Begitu juga dengan kemampuan anggarannya. Mungkin kalau dibantu bersama-sama apakah itu dari pusat atau provinsi bisa dilakukan seluruhnya gratis, tapi kita harus lihat dulu," ungkapnya.@herz













