Selain patung Garuda Pancasila, ujar Abah Amu, di Ngantru juga terdapat Museum Pancasila, Taman Pancasila dan Gedung Pancasila yang luas.
Pujian pun diberikan oleh Katim Penilai Kampung Pancasila, Letkol Arh Ridwan Budi.
Menurutnya, Ngantru sejauh ini yang paling memuaskan dari hasil pengamatan yang telah dilakukan di berbagai Kampung Pancasila lainnya.
“Kalau sejauh ini yang saya nilai, ini (Ngantru) yang paling bagus. Tapi mudah-mudahan tidak kalah dengan kampung-kampung lainnya. Kalau tidak kalah ya ini juara umumnya (Kampung Pancasila),” kata pria yang juga menjabat sebagai Pabandya 3/Bin Komsos Sterad.
Melalui lomba Kampung Pancasila yang diselenggarakan, terang Ridwan, diharapkan mampu menjadi wadah bagi masyarakat untuk benar-benar mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan bukan hanya sekedar menerapkannya.













