Lainnya yang membuat beda, kata Rama, di Ngantru juga terdapat sebuah patung lambang negara “Garuda Pancasila” berukuran raksasa yang mempunyai lebar mencapai 12 meter dan tinggi 9 meter.
Ditegaskannya, patung lambang negara itu sebagai simbol dan pengingat bagi warga di sana akan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Abah Amu Sugito, selaku tokoh masyarakat mengatakan, Kampung Pancasila Ngantru juga aktif dalam kegiatan keagamaan dan berbagai aksi sosial maupun kebudayaan.
“Di sini banyak kegiatan yang dilakukan, seperti ngaji dan sholawatan. Juga ada kegiatan sosial masyarakat, seperti santunan anak yatim piatu dan masyarakat kurang mampu. Ada pula kegiatan lintas agama, serta gelar budaya dan seni,” jelas pria yang juga sebagai pengasuh Ponpes Al Badru Alaina.













