Risky mengakui, keberhasilan Denpal V/1 Madiun dalam membuat mesin pencacah pakan ternak juga tidak terlepas dari tantangan yang diberikan oleh Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto.
“Latar belakang dari pembuatan mesin pencacah ini merupakan tindak lanjut dari perintah Komandan Korem supaya tiap satuan harus memiliki peran dalam program ketahanan pangan. Dari situ, kami mencoba untuk mendesain dan membuat mesin pencacah yang dapat digunakan untuk mengolah limbah pertanian sebagai pakan ternak,” ujarnya.
Terkait pemanfaatannya, Pamen TNI AD abituren Akmil 2008 itu berharap, keberadaan mesin itu dapat memberikan sumbangsih kepada masyarakat dalam membantu program pemerintah di bidang ketahanan pangan. (Red).













