Uniknya lagi, bahan baku yang digunakan berasal dari berbagai limbah suku cadang kendaraan bermotor yang sudah tidak digunakan.
“Dalam pembuatannya, kami memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di satuan. Sebagai contoh cover mesin ini adalah besi-besi bekas yang sudah tidak digunakan. Kemudian mesin-mesin motor dinamo ini juga yang ada di mobil-mobil yang rusak lalu kami perbaiki dan repair,” jelasnya.
“Begitu pula dengan mata pisaunya yang terbuat dari bahan baja merupakan bekas plat baja atau per truk yang kondisinya rusak berat yang ada di satuan jajaran Korem 081/DSJ,” lanjutnya.
Sebagai fleksibilitas, ungkapnya, mesin pencacah itu pun memiliki dua penggerak utama. Motor bensin yang memiliki kapasitas 7,5 horse power dan dinamo listrik yang berkapasitas 1,5 horse power.








