Kolonel Untoro menilai bahwa, pengorbanan dan partisipasi masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program TMMD dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Selain meninjau di sasaran rabat jalan, ia juga meninjau beberapa rumah warga yang menjadi sasaran renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TMMD tersebut. Ia menyebut, sasaran ini mempunyai beberapa nilai lebih.
“Total untuk renovasi RTLH ada Sembilan unit, delapan di antaranya dibangun total karena memang kondisinya sudah tidak layak. Bahkan ada tiga rumah yang belum memiliki MCK, nanti juga akan dibangunkan (MCK),” ujarnya.
“Hal ini tentu dapat dikategorikan sebagai bentuk over prestasi dalam pelaksanaan TMMD,” imbuhnya.
Danrem Untoro juga mengharapkan dukungan penuh dari berbagai pihak dan masyarakat dalam pelaksanaan program tersebut. Dengan dukungan yang solid, ia optimistis TMMD ke-128 dapat berjalan optimal dan sesuai target.








