“Anak-anak sangat antusias. Mereka merasa dihargai dan dilibatkan. Ini pengalaman yang sangat berkesan dan membangun kepercayaan diri mereka,” ungkapnya.
Kegiatan Wasbang ini sekaligus menandai hadirnya pendidikan karakter yang inklusif, di mana TNI tidak hanya hadir di medan tugas, tapi juga di tengah masyarakat untuk membina dan menginspirasi.
Semangat nasionalisme yang tumbuh dari kegiatan ini tidak hanya menyentuh ranah intelektual, tetapi juga emosional dan spiritual para siswa. Kebahagiaan mereka adalah pesan bahwa cinta Tanah Air bisa dipupuk sejak dini, tanpa batas perbedaan fisik maupun intelektual.
Dengan kegiatan ini, Kodim 0806/Trenggalek menegaskan bahwa, pengabdian TNI tidak mengenal sekat, termasuk dalam menjangkau kelompok difabel yang juga merupakan bagian tak terpisahkan dari bangsa Indonesia. (Red).












