Ia menambahkan bahwa, jika hasilnya positif, program ini akan diperluas ke seluruh 15 kecamatan di Batang mulai 2026.
*Jelantah Jadi Energi Bersih*
Sebagai mitra utama, PT. Gapura Mas Lestari berperan aktif dalam membeli dan mengolah minyak jelantah menjadi biofuel berkualitas. Perusahaan ini bahkan telah menjadi eksportir untuk kebutuhan bioavtur atau bahan bakar pesawat ramah lingkungan, dengan teknologi penyaringan terkini yang mampu menurunkan kandungan kotoran dari 2% menjadi hanya 0,2%.
CEO PT. GML, Heru Fidiyanto, menyampaikan bahwa, program ini mencerminkan peran nyata masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Selain mengurangi limbah dan mencegah praktik penggunaan ulang minyak goreng yang berbahaya, warga juga mendapat manfaat ekonomi. Program ini bisa jadi model nasional,” ujar Heru.












