KAB. BANDUNG || bedanews.com — Meningkatkan komunikasi yang harmonis dengan menjalin kemitraan yang kuat menjadi prioritas Tokoh Masyarakat Kabupaten Bandung, Pelda Purnawiran TNI H. Yusuf Hidayat, yang mengedepankan kekeluargaan dan kebersamaan mempunyai keinginan untuk melayani dan mrngabdi kepada masyarakat tanpa tebang pilih, khususnya di Dapil 1.
Sosok murah senyum penuh dedikasi itu, mengharapkan bhaktinya kepada masyarakat bisa maksimal meski pun ia mengakui masih banyak kekurangan dalam memberikan pengabdian dan pelayanan karena ada keterbatasan. Tapi ia siap untuk membantu masyarakat dengan memberikan arahan agar bisa lebih kreatif juga mandiri.
Salah satu program yang sekarang direalisasikannya, bantuan untuk UMKM yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang sebelumnya terpuruk akibat pandemi covid 19. “Alhamdulillah di masa pensiun ini masih bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat,” katanya di acara Gerak Jalan yang diikuti 2 ribu orang warga Kampung Lebakwangi Desa Sekar Wangi Kecamatan Soreang, Minggu 16 Oktober 2022.
Seperti diungkapkan beberapa waktu lalu, Yusuf memegang prinsip “Moal Ngabulatuk tanpa Bentuk bisi Batuk” (tidak akan banyak bicara tanpa bukti takut menjadi batuk), yang diimplementasikan melalui bukti nyata, karena masyarakat sekarang tak butuh janji manis yang hanya diucapkan sebatas kata, melainkan kerja nyata yang dapat dirasakan masyarakat secara langsung.
Ia tidak menjual diri untuk meraih kepercayaan masyarakat, tapi ia memberikan bukti, bahwa apa yang dilakukannya itu dalam rangka menjalani masa pensiunannya merupakan bhaktinya memberikan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.
Ketika disinggung ada informasi mengenanai keinginannya untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif, Yusuf hanya tertawa kecil, “Saya tidak bisa memberikan jawaban, namun saya akan menyerahkan kepada masyarakat, apakah saya memang layak dan pantas untuk menjadi wakil mereka,” ujarnya.
Tak elok bisa memaksakan diri dengan memberikan janji kepada masyarakat untuk meraih suara, lanjutnya, karena ia mengaku masih banyak kekurangan. Jika memang ada kehendak masyarakat menjadikan dirinya untuk menjadi wakilnya, Insya Alloh ia akan merealisasikan amanah itu dan berjuang demi kesejahteraan masyarakat.***













