Pembuatan IPAL baru ini, menurut Imam, selain untuk meningkatkan hasil pengolahan menuju 100% recycle dan peningkatan kapasitas, juga untuk rencana perusahaan dalam meningkatkan produksi.
Semua Pabrik Harus Berbenah
Sementara itu usai meninjau IPAL, kepada awak media, Dansektor 21 Kol Inf Yusep Sudrajat menyebutkan bahwa dari keterangan yang disampaikan pihak perusahaan, investasi yang digelontorkan untuk pembangunan IPAL baru tersebut mencapai 10 Miliar lebih.
IPAL baru tersebut mengunakan metode Biologi yang juga dilengkapi dengan teknologi mikro filter dan sejak awal tahun 2020 pengolahan limbahnya sudah seratus persen sudah recycle.
“Pabrik ini berbenah, sejak awal 2019 lalu membuat IPAL baru dengan kapasitas kurang lebih seribu meter kubik,” ujar Dansektor 21 Kol Inf Yusep Sudrajat seusai mengecek IPAL PT. Feng Tay yang terletak di Jalan Raya Banjaran, Pameungpeuk, Kabupaten Bandung.













