Selain itu, di tengah berbagai tantangan perkembangan zaman, pendidikan berbasis pesantren dinilai tetap relevan karena mampu membentuk keseimbangan antara kecerdasan dan moralitas.
“Pembangunan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi dan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas karakter generasi mudanya. Di sinilah pesantren memiliki peran strategis dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang berintegritas, berwawasan kebangsaan dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” jelas Danrem.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara pesantren, pemerintah, TNI, serta seluruh komponen masyarakat guna menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan mendukung lahirnya generasi penerus yang unggul.
“Pesantren adalah aset bangsa yang harus terus dijaga, diperkuat dan dikembangkan. Dari lembaga pendidikan ini telah lahir banyak tokoh yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara. Karena itu, keberadaan pesantren harus menjadi perhatian bersama sebagai investasi penting untuk masa depan Indonesia,” pungkasnya.













