Danrem berharap, agar setelah mengikuti mentoring ini para utusan dari kampung berkah di wilayah, dapat lebih mengembangkan usaha perekonomian di daerahnya. Sebagai ilustrasi, kalau saat ini peternak sapi di kampung berkah masih berjumlah 30-40 ekor, ke depan dapat dikelola ratusan bahkan ribuan.
Selain itu, para pemuda asli Kalteng mampu menjadi wira usahawan yang sukses dan kader pemimpin di Kalteng bahkan tingkat nasional.
Danrem juga menjelaskan tentang Bakti TNI, yaitu darma bakti TNI dalam menangani masalah sosial dan kemanusiaan atas permintaan instansi terkait atau atas inisiatif sendiri yang terkoordinasi dalam rangka pertahanan negara serta membantu kesulitan rakyat sehingga terwujudnya peningkatan kesejahteraan rakyat. “Jadi antara delapan wajib TNI, perintah harian Kasad dan Bakti TNI terdapat korelasi yang sangat kuat,” pungkasnya.













