“Ketiga pesan ini saya harap bisa diterapkan dengan baik oleh pemain dan juga wasit. Sehingga Liga Santri Piala Kasad ini menjadi salah satu ajang olahraga yang bergengsi dan adil,” tegas Brigjen TNI Yudianto Putrajaya.
Jenderal bintang satu yang akrab disapa Putra ini berharap, kegiatan yang dilaksanakan itu mampu memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai sarana untuk menumbuhkan rasa cinta kepada tanah air, bangsa dan negara dengan tetap berpedoman pada nilai-nilai religius keagamaan.
Melalui turnamen Liga Santri ini, Danrem juga berharap, dapat menjaring calon atlet muda sepak bola di Provinsi Kalimantan Tengah agar bisa lebih berprestasi ke depannya di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.
“Hanya pemain bermental kuat dan memiliki jiwa petarunglah yang akan mencapai kemenangan dan hasil terbaik dalam setiap pertandingan. Untuk itu, junjung tinggi sportivitas, berada dalam satu frekuensi dengan tetap mengedepankan rasa persahabatan, persaudaraan, persatuan dan kesatuan dalam rangka meningkatkan soliditas dan solidaritas sesama santri,” pesan Danrem. (Red).













