“Salah satu contohnya adalah adanya radikalisme yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa seperti yang telah terjadi di berbagai negara. Dengan memanfaatkan teknologi digital saat ini mereka melakukan modifikasi informasi dengan teknik-teknik tertentu sehingga mampu merubah kesadaran masyarakat melalui media sosial,” ujarnya.
Oleh karena itu, tandas Wakasad, menghadapi fenomena tersebut KBT dan TNI akan terus menjadi pionir dan motivator bagi komponen bangsa lainnya untuk bersama menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara.
Salah satu upaya tersebut yaitu melalui kegiatan Komsos yang dilakukan seperti hari ini, yang bertujuan untuk mewujudkan hubungan lebih harmonis serta meningkatkan solidaritas dan soliditas antara TNI AD dan Keluarga Besar TNI.













