Danpusterad juga menyoroti kekayaan Indonesia yang terdiri atas beragam suku, bahasa, agama, dan warisan budaya. Keberagaman tersebut, menurutnya, merupakan kekuatan strategis bangsa yang harus dirawat dengan nasionalisme dan semangat persatuan.
Di tengah tantangan globalisasi, generasi muda menghadapi sejumlah persoalan, seperti pemahaman nasionalisme yang masih simbolik, kesadaran bela negara yang belum merata, meningkatnya individualisme, menurunnya literasi sejarah, hingga pengaruh ideologi transnasional melalui ruang digital.
“Generasi muda adalah penentu masa depan Indonesia. Kesadaran bela negara bukan hanya tentang senjata dan seragam, tetapi tentang karakter, integritas, kepedulian, dan pengabdian kepada bangsa,” ujarnya.
Melalui Forum Kebangsaan, Danpusterad mengajak seluruh elemen masyarakat memperkokoh nasionalisme, memperluas wawasan kebangsaan, menyatukan persepsi, serta membangun komitmen bersama dalam menjaga keutuhan NKRI.













